Sinopsis
Dua dekade dalam pelarian, 89 ribu kilometer perjalanan, dan 23 nama samaran. Dunia mengenal Ibrahim sebagai Tan Malaka—sang “Macan” yang menggetarkan kekuasaan kolonial. Namun, di balik barisan teks Madilog dan kepalan tangan revolusi, ada luka-luka yang tak pernah tercatat dalam buku sejarah.
Dari cinta pertama yang tak tersampaikan kepada Syarifah Nawawi di Bukittinggi, romansa yang tersembunyi bersama Nona Carmen di Manila, hingga kehangatan yang ditawarkan Paramita “Jo” Rahayu di Jakarta. Novel ini mengajak kita menelusuri lorong-lorong gelap kesepian seorang pelarian politik yang memilih hidup bak sufi—hanya membeli kemeja baru jika yang lama sudah tak bisa lagi dijahit.
Pada akhirnya, kita akan tersadar: patah hati terbesar Tan Malaka bukanlah kepada perempuan-perempuan itu, melainkan kepada Republik yang ia lahirkan, tetapi justru mengeksekusinya di bawah bayang-bayang pohon randu.
-
Harga
Rp. 99.000,-
-
Penulis
Iput Syarafuddin
-
Halaman
296 Halaman
-
Ukuran
13cm x 19cm